Bukan Sekadar Jalan Pagi, dari Kemang, Jakarta Selatan, PKB Jahit Soliditas dan Target Perjuangan Jakarta

Bukan Jalan Sehat Biasa : Pagi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026), FOTO | Dok. PKBJakartaID

“Yang kita bangun bukan cuma koordinasi, tapi mutual trust. Kepercayaan ini yang membuat kita bisa terus berjalan bersama, menghadapi tantangan ke depan,” kata Fuadi.

PKBJakarta.ID | Jakarta ~ Pagi di Jl. Kemang Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026), terlihat seperti biasa: orang berlari, bersepeda, dan mengejar target hidup sehat. Tapi di antara itu, ada langkah yang membawa pesan lebih jauh. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB berjalan bersama Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin. Kegiatannya memang jalan sehat, tapi isinya jauh dari sekadar olahraga.

Bagi Fraksi PKB, momen ini bukan hanya soal menjaga kebugaran di tengah padatnya aktivitas pelayanan publik, tapi juga ruang membangun kedekatan yang lebih cair antara pimpinan dan kader. Tanpa forum resmi, tanpa sekat protokoler, komunikasi terasa lebih langsung, dan mungkin justru lebih jujur.

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, Fuadi Lutfhi, menegaskan bahwa kegiatan ini punya makna lebih dalam. “Ini bukan jalan sehat biasa. Ini bentuk perhatian langsung dari Ketum kepada kami di DPRD, sebagai ujung tombak perjuangan PKB untuk warga Jakarta melalui jalur parlemen,” ujarnya.

Menurut Fuadi, peran anggota DPRD tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, tapi juga menjadi jembatan utama antara aspirasi masyarakat dan kebijakan. Karena itu, hubungan yang kuat antar kader menjadi penting untuk memastikan arah perjuangan tetap satu.

“Momentum seperti ini penting untuk memupuk rasa kebersamaan, soliditas, dan solidaritas kader PKB. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri,” lanjutnya. Ia menekankan, kekompakan bukan sekadar slogan, tapi fondasi agar kerja politik bisa berjalan efektif.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ruang membangun kepercayaan di antara kader. “Yang kita bangun bukan cuma koordinasi, tapi mutual trust. Kepercayaan ini yang membuat kita bisa terus berjalan bersama,” kata Fuadi. Dalam politik, hal-hal seperti ini sering tak terlihat, tapi justru menentukan.

Pesan yang dibawa Ketua Umum pun cukup jelas: bagaimana PKB bisa lebih optimal dalam memperjuangkan aspirasi warga Jakarta. “Ketum menekankan, kita harus benar-benar hadir untuk masyarakat. Bukan hanya simbolik, tapi lewat kerja nyata di parlemen,” ujar Fuadi.

Jalan pagi itu mungkin selesai dalam hitungan jam. Tapi yang ingin dijahit bukan sekadar keringat, melainkan arah bersama. Di tengah politik yang sering terasa formal dan berjarak, langkah santai di Jl. Kemang Dalam, Jakarta Selatan ini jadi pengingat: bahwa soliditas, kepercayaan, dan komitmen pada rakyat sering kali dibangun dari hal-hal sederhana, asal tidak berhenti di situ. *ACH

Bagikan:

Tags

Related Post

Leave a Comment